TMMD Ke-126 Resmi Dimulai, Bupati Andi Rudi Latif : Wujud Nyata Gotong Royong Membangun Desa

oleh -14 Dilihat
oleh

BATUlICIN. Lapsus,Mediabersujud.com – Bupati Andi Rudi Latif bertindak sebagai Inspektur pada Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Tanah Bumbu.

Upacara berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Rabu (8/10/2025). Mengusung tema “Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.

Bupati Andi Rudi Latif mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI Angkatan Darat, khususnya kepada Kodim 1022/Tanah Bumbu dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ke-126.

Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang menjadi bentuk nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini telah berlangsung secara berkesinambungan dan terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan di wilayah pedesaan dan perdesaan terpencil, serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa.

Tahun ini, TMMD mengusung tema: “Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”, maka jelas bahwa TMMD merupakan bagian dari upaya strategis bersama dalam mendukung pembangunan yang merata dan berkeadilan. Dimana, Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-126.

Wilayah ini memiliki potensi besar, namun juga tantangan dalam aksesibilitas dan infrastruktur. Oleh karena itu, sebut Bupati Andi Rudi Latif, Ia mengapresiasi Kodim 1022/Tanah Bumbu yang telah menjadikan desa ini sebagai titik fokus pembangunan fisik dan non-fisik.

“Melalui TMMD ini, diharapkan akan terbangun infrastruktur jalan, jembatan, sarana ibadah, dan fasilitas umum lainnya, yang akan memperlancar roda perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tak kalah penting adalah pembangunan non-fisik: penyuluhan, pendidikan wawasan kebangsaan, dan pelayanan kesehatan, yang memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ucapnya.

Bupati menambahkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, akan terus mendukung kegiatan TMMD, karena kegiatan ini merupakan bentuk nyata gotong royong lintas sektor dalam membangun negeri dari pinggiran.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Tugas, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I. yang juga Dandim 1022/Tnb dalam laporannya menyampaikan TMMD ke-126 tahun 2025 di Kabupaten Tanah Bumbu berlangsung mulai tanggal 8 Oktober sampai dengan 6 November 2025 bertempat di Desa Rejosari Kecamatan Mantewe.

Program TMMD ke-126 di Tanah Bumbu mencakup pembangunan fisik dan non-fisik. Sasaran fisik pokok meliputi, pengerasan jalan dari Desa Rejosari Kecamatan Mantewe sepanjang 1.245 meter dengan lebar 5,5 meter, pembuatan Tanggul Penahan Tanah (TPT) kanan-kiri sepanjang 2.470 meter, dan pembuatan gorong-gorong plat deker single sebanyak 2 titik.

Selain itu, terdapat sasaran fisik tambahan berupa, rehab 1 unit mushola, rehab 2 unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehab 2 unit pos kamling, rehab 1 unit MCK, dan pembuatan 5 titik sumur bor.

Untuk sasaran non-fisik, kegiatan meliputi, penyuluhan wawasan kebangsaan, pendidikan bela negara, pelayanan kesehatan, bakti sosial dan kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Pemkab Tanah Bumbu Apresiasi Upacara Pembukaan TMMD ke-126 Tahun 2025

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H Hasanuddin, menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025, yang digelar di lapangan Kantor Bupati Tanah Bumbu, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan TMMD kali ini berfokus di Kecamatan Mantewe, yang menjadi salah satu wilayah sasaran pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat oleh TNI bersama pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, H Hasanuddin menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas pelaksanaan TMMD oleh Kodim 1022/TNB.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami dari DPRD sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Hasanuddin.

Program TMMD ke-126 diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong di Tanah Bumbu.

Peletakan Batu Pertama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif bersama Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf. Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Tanah Bumbu.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tanah Bumbu dilaksanakan oleh Kodim 1022/Tnb bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Acara ini dipusatkan di Desa Batu Meranti, Kecamatan Sungai Loban, Jumat, (17/10/2025).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan peletakan batu pertama pembangunan KDMP yang berlokasi di Desa Batu Meranti, Kecamatan Sungai Loban, pada hari ini.

“Semoga pembangunan ini membawa manfaat dan kemaslahatan dalam memperkuat perekonomian yang dimulai dari desa,” ujar Bupati.

Pembangunan KDMP tersebut akan mendapat pengawalan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), khususnya oleh Kodim 1022/Tanah Bumbu.

Komandan Kodim 1022/Tnb, Letkol Inf. Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Di Kabupaten Tanah Bumbu, setiap desa dan kelurahan akan memiliki KDMP. Melalui program ini, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat bergerak lebih dinamis, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan asta cita pemerintah bahwa pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa.

Adapun peletakan batu pertama yang dilaksanakan serentak di 800 Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia ini menjadi simbol dimulainya pembangunan 80.000 gerai, pergudangan, dan perlengkapan Koperasi Merah Putih. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat ekonomi berbasis desa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.