BATULICIN, Mediabersujud.com Lapsus – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin memberikan apresiasi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas komitmen dalam mendukung pembangunan fasilitas publik.
Yang mana ini diwujudkan melalui penyediaan penerangan jalan di koridor strategis Mantewe-Banjarbaru, yang menjadi jalur vital penghubung antarwilayah di Kalimantan Selatan.
Apresiasi ini disampaikan Gubernur Muhidin dalam kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pilot Project Sinergi Pembangunan Jembatan Desa di Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperkuat konektivitas wilayah.
“Sinergi seperti inilah yang harus terus kita lakukan. Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas dukungan penerangan jalan bypass Batulicin–Banjarbaru di perbatasan Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar,” ujar Gubernur Muhidin.

Penerangan jalan di jalur bypass tersebut terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, fasilitas ini juga berperan penting dalam menjaga keselamatan lalu lintas orang dan barang. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memasang Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya (APJTS) yang dilengkapi pagar pengaman di ruas jalan utama tersebut.
Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas. Dengan adanya penerangan yang memadai, jalur Batulicin-Banjarbaru semakin mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi di wilayah selatan Kalimantan Selatan.
Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan Strategis Daerah
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengikuti secara virtual peresmian pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dipusatkan di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Acara juga diikuti secara daring oleh para gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan. Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo, jajaran Kementerian Kabinet Merah Putih, dan lainnya.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pelaksanaan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antara kawasan produksi, permukiman, dan pusat pelayanan masyarakat.
Ia menambahkan, pembangunan jalan daerah tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat. Tetapi juga meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia.
Menurut Presiden, jalan merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan pusat-pusat produksi dengan pasar, kawasan industri. Serta pusat distribusi sehingga mampu mempercepat pergerakan hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan sektor produktif lainnya.
“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia. Jalan-jalan inilah yang memungkinkan hasil pertanian, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, dan kawasan industri,” kata Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat konektivitas nasional agar tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.
Menurutnya, jalan yang baik merupakan bagian penting dari strategi ketahanan nasional. Termasuk dalam mendukung swasembada pangan, distribusi energi, dan kelancaran logistik.
Presiden mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun demi kesejahteraan masyarakat.
Usai mengikuti peresmian, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui arahannya kepada Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Ansyari Firdaus, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti arahan Presiden. Dengan menyusun usulan pembangunan ruas jalan strategis di Kabupaten Tanah Bumbu.

Ansyari mengatakan, Bupati menginginkan agar jalan-jalan yang memiliki nilai strategis dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi prioritas dalam pengusulan program pembangunan ke depan.
Kabupaten Tanah Bumbu juga menjadi salah satu daerah penerima manfaat Program Inpres Jalan Daerah. Melalui proyek peningkatan ruas jalan Marga Mulya–Sungai Dua Laut di Kecamatan Sungai Loban sepanjang 8,77 kilometer.
Proyek yang berada di bawah penanganan PPK 1.2 Kalimantan Selatan, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Kalimantan Selatan tersebut masuk dalam Paket IJD Tahun Anggaran 2025–2026.
Keberadaan ruas jalan Marga Mulya–Sungai Dua Laut diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar arus barang dan jasa. Serta mendukung pengembangan kawasan industri dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Bumbu.








