Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

oleh -9 Dilihat
oleh

BATULICIN, Media bersujud Lapsus – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong generasi muda yang terpilih sebagai Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 untuk ikut memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi daerah kreatif.

Hal tersebut disampaikan pada Grand Final Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 di Hotel Lotusa, Kecamatan Simpang Empat.

 

Sebanyak 30 finalis tampil di babak puncak untuk memperebutkan tiga kategori utama, yakni Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, serta Putra-Putri Tenun.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais mengatakan ajang tersebut tidak berhenti pada pemilihan figur yang akan menyandang gelar duta. Para finalis juga dipersiapkan untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dapat mendukung promosi potensi daerah.

“Kita tidak hanya mencari sosok yang cakap dalam penampilan, tetapi juga sosok yang cerdas, berkepribadian, serta memiliki wawasan mendalam tentang budaya lokal dan potensi wisata daerah,” kata Eryanto saat membacakan Berbagai Bupati.

Ia mengatakan keterlibatan generasi muda penting dalam memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, serta semakin meluasnya penggunaan media digital sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah.

Enam Gelar Utama Ditetapkan

Hasil penilaian kriteria dan bakat kemudian menetapkan enam gelar pemenang utama. Khairulhin Zaski Badali Ahsa terpilih sebagai Nanang, sedangkan gelar Galuh diraih Nur Latifah.

Untuk kategori Pariwisata, gelar Putra Pariwisata diraih Hafizh Khoiri Mustaqim, sementara Putri Pariwisata diraih Ikhlasul Amaliyah.

Kategori Tenun menempatkan M. Atma Fadillah sebagai Putra Tenun dan Salsa Bila sebagai Putri Tenun.

Penilaian Komunikasi, Wawasan, dan Sikap Jadi Kunci

Pengurus Duta Wisata Tanah Bumbu, Aldi, menjelaskan penilaian peserta dilakukan melalui rangkaian tahapan sebelum malam grand final. Aspek yang diukur mencakup kemampuan komunikasi, wawasan, hingga pemahaman peserta terhadap bidang yang wakili mereka.

“Penilaian dilakukan sejak karantina terbuka hingga isolasi tertutup. Aspek yang diuji meliputi sikap, public speaking, wawasan kebudayaan, kepariwisataan, ekonomi kreatif, serta penampilan fisik,” terang Aldi.

Para duta terpilih selanjutnya diharapkan dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan promosi dan membangun kolaborasi dengan organisasi maupun mitra kerja untuk memperkenalkan potensi Tanah Bumbu secara lebih luas.

Grand Final Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 turut dihadiri Pembina Forum Anak Daerah Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif, Wakil I Ketua Dekranasda Hj. Fitriyana Bahsanuddin, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Duta Wisata Enam Figur Baru promosikan Budaya Dan Pariwisata Tanah Bumbu

Grand Final Duta Wisata Kabupaten Tanah Bumbu 2026 yang meliputi pemilihan Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, serta Putra-Putri Tenun digelar di Hotel Lotusa, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais. Pemilihan Duta Wisata menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah melalui generasi muda.

Dalam Berbagai Bupati Tanah Bumbu yang disampaikan Eryanto Rais, pemilihan Duta Wisata merupakan agenda penting dalam membangun citra dan identitas Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah yang kaya akan budaya serta memiliki potensi pariwisata yang beragam.

“Melalui Pemilihan Duta Wisata ini, kita tidak hanya mencari sosok yang cakap dalam penampilan, tetapi juga sosok yang cerdas, berkepribadian, serta memiliki wawasan mendalam tentang budaya lokal dan potensi wisata daerah,” ujar Eryanto Rais.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memandang kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses kaderisasi generasi muda agar ke depan mampu mengambil peran dalam memajukan daerah.

Menurutnya, Tanah Bumbu membutuhkan tokoh yang dapat menjadi panutan, inspirasi, sekaligus penggerak dalam upaya melestarikan budaya dan mengembangkan sektor pariwisata.

“Sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu menuju daerah yang maju, makmur, dan beradab, sektor pariwisata menjadi salah satu pilar penting yang terus kita dorong. Guna meningkatkan prestasi di bidang seni, budaya, dan olahraga, serta melestarikan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Pemkab Tanah Bumbu Tekankan Peran Duta Wisata dalam Strategi Promosi Berbasis Teknologi

Lebih lanjut disampaikan, pariwisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan Duta Wisata menjadi bagian integral dalam memperkuat strategi promosi pariwisata daerah.

Promosi tersebut tidak hanya dilakukan secara langsung, namun juga perlu diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital yang kini menjadi salah satu sarana penting dalam memperkenalkan destinasi dan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.

“Kepada para finalis yang terpilih, saya berpesan agar menjadikan kesempatan ini sebagai sarana sekaligus pengabdian. Jadilah duta pembelajaran wisata yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu menampilkan potensi budaya dan pariwisata Tanah Bumbu secara elegan, berkelas, dan mengecewakan, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” pesan Eryanto Rais.

Enam Duta Terpilih

Grand Final Duta Wisata Kabupaten Tanah Bumbu 2026 memperebutkan enam gelar utama yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, serta Putra-Putri Tenun.

Pada kategori Nanang Galuh, gelar Nanang diraih Khairulhin Zaski Badali Ahsa, sedangkan gelar Galuh diraih Nur Latifah.

Untuk kategori Pariwisata, Hafizh Khoiri Mustaqim terpilih sebagai Putra Pariwisata dan Ikhlasul Amaliyah sebagai Putri Pariwisata.

Sementara pada kategori Tenun, M. Atma Fadillah terpilih sebagai Putra Tenun dan Salsa Bila sebagai Putri Tenun.

Tokoh Keenam tersebut selanjutnya diharapkan mampu menjalankan peran sebagai representasi generasi muda Tanah Bumbu dalam memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, serta potensi ekonomi kreatif daerah.

Lebih dari sekedar ajang pemilihan figur, Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 menjadi ruang pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas, wawasan, dan kepedulian terhadap daerah.

Peran tersebut semakin relevan di tengah perkembangan promosi pariwisata berbasis digital yang memungkinkan potensi lokal diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.

Melalui enam duta terpilih, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki representasi generasi muda yang diharapkan dapat ikut menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah secara positif, kreatif, dan berkelanjutan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.