BATULICIN, Liputan Khusus, Mediabersujud.com – – Aksi Sinergitas Merah Putih 2026 yang digelar di Kecamatan Satui, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Berbagai kegiatan, mulai dari senam bersama, penanaman pohon, storytelling anak, layanan publik, hingga pembagian doorprize, turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyampaikan bahwa Aksi Sinergitas Merah Putih merupakan bentuk inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menghadirkan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara langsung. Selain itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan program tersebut.
Program yang diinisiasi Bupati Andi Rudi Latif ini tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Satui, tetapi juga akan digelar secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan di Kecamatan Satui diawali dengan senam pagi bersama, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan pembagian doorprize yang didukung oleh Bank Kalsel.
Melalui Aksi Sinergitas Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap akses pelayanan publik semakin mudah dijangkau masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Go To School Aksi Sinergitas Merah Putih, Pemkab Tanbu Perkuat Ketahanan Pelajar dari Radikalisme dan Narkoba
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus memperkuat karakter kebangsaan dan ketahanan generasi muda melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Go To School Aksi Sinergitas Merah Putih yang dilaksanakan di Aula SMPN 2 Kusan Hulu, Kecamatan Teluk Kepayang.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kodim 1022/TNB, Polres Tanah Bumbu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), serta Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Kominfosp).
Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi disampaikan secara interaktif untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai nilai-nilai kebangsaan, meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Perwakilan Kodim 1022/TNB menyampaikan materi tentang peran generasi muda dalam menumbuhkan semangat cinta tanah air dan meningkatkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, narasumber dari Polres Tanah Bumbu memberikan edukasi mengenai kesadaran hukum dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Para pelajar diingatkan untuk memahami konsekuensi dari berbagai bentuk pelanggaran hukum serta memperkuat ketahanan diri agar tidak terpengaruh lingkungan negatif.
Dinas P3AP2KB turut memberikan pemahaman tentang perlindungan anak dan pentingnya mengenali berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun keluarga. Para siswa juga didorong untuk berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan maupun perlakuan yang merugikan.
Adapun Dinas Kominfosp menyampaikan materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak. Dalam sesi ini, pelajar dibekali pemahaman tentang etika digital, perlindungan data pribadi, serta dampak penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik sosial.
Materi mengenai radikalisme dan intoleransi juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para siswa diajak untuk menghargai perbedaan, menumbuhkan sikap toleransi, serta menolak paham dan tindakan yang dapat mengancam persatuan bangsa.
Kegiatan Go To School Aksi Sinergitas Merah Putih merupakan bagian dari upaya Pemkab Tanbu dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat memengaruhi karakter dan masa depan mereka. Edukasi sejak dini dinilai penting, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Bakesbangpol, Nahrul Fajeri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan diri pelajar.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kesadaran hukum, dan karakter positif secara berkelanjutan.
“Generasi muda merupakan garda terdepan penjaga NKRI. Karena itu, mereka harus dibekali pemahaman yang benar tentang Pancasila, hukum, serta bahaya radikalisme, intoleransi, dan narkoba. Melalui sinergitas ini, kami memastikan edukasi dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur,” tegasnya.
Ia menambahkan, edukasi mengenai literasi digital dan perlindungan anak semakin penting seiring meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Dengan pemahaman yang memadai, generasi muda diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, melindungi diri dari pengaruh negatif, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.








