BATULICIN, mediabersujud.com Lapsus – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ( Tanbu) akan melaksanakan Car Free Day (CFD) perdana dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81.
CFD Perdana di Tanah Bumbu ini dilaksanakan pada Minggu (20/8/2026) di Kawasan Jalan Dharma Praja Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.
CFD perdana di Tanah Bumbu di isi dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik diantaranya bersepeda, jogging, senam bersama, jalan sehat, bazar umkm dan kuliner, tarian kreasi, sepatu roda, kegiatan komunitas dan aktifitas masyarakat.
Pelaksanaan CFD perdana ini menjadi bagian dari upaya Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi sekaligus menikmati suasana lingkungan yang lebih nyaman dan bebas dari kendaraan bermotor.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WITA tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penutupan ruas jalan dari kendaraan, tetapi menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membangun budaya hidup sehat, aktif bergerak dan peduli terhadap lingkungan.
Bupati Andi Rudi Latif mendorong agar pelaksanaan CFD dapat menjadi agenda yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, ruang publik yang sehat perlu dibangun melalui keterlibatan bersama antara pemerintah, komunitas, pelaku UMKM dan seluruh lapisan masyarakat.
“CFD ini bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan, tetapi bagaimana kita menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas bersama,” ujar Andi Rudi Latif.
Ia juga berharap momentum CFD perdana tersebut dapat menjadi awal dari gerakan yang berkelanjutan. Dengan adanya ruang bebas kendaraan, masyarakat diharapkan semakin terbiasa melakukan aktivitas fisik sekaligus memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Beragam kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan CFD, mulai dari bersepeda, joging, jalan sehat, sepatu roda hingga senam bersama. Senam bersama dijadwalkan dimulai pukul 06.15 WITA dan dilanjutkan dengan sajian tari kreasi.

Selain kegiatan olahraga, masyarakat juga dapat mengikuti edukasi pengelolaan sampah yang disampaikan BSI Bang Julpikar’s. Kehadiran edukasi tersebut diharapkan memperkuat pesan bahwa pelaksanaan CFD tidak hanya berorientasi pada kesehatan tubuh, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan CFD turut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal melalui bazar UMKM dan kuliner. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mewajibkan seluruh pedagang yang berpartisipasi melakukan registrasi kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian sebelum mengikuti kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, pedagang UMKM juga diwajibkan mengelola sampah secara mandiri dengan menyediakan wadah atau kantong sampah, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta memastikan tidak ada sampah yang ditinggalkan di lokasi kegiatan maupun dibuang ke saluran air.
Seluruh sampah yang dihasilkan dari aktivitas perdagangan wajib dipilah, dikemas dan dipindahkan ke tempat pembuangan sementara (TPS) terdekat paling lambat pukul 10.00 WITA. Aturan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kawasan CFD tetap bersih setelah kegiatan berakhir.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, area bebas kendaraan diberlakukan mulai dari Kantor Bupati Tanah Bumbu hingga Simpang Tiga Dispenda, Perpustakaan Daerah dan Dinas Lingkungan Hidup. Kendaraan bermotor, termasuk sepeda listrik, sepeda motor, mobil dan truk, dilarang melintas selama pelaksanaan CFD. Sementara rute yang ditutup mencakup kawasan Bundaran KB hingga Simpang Tiga Desa Sepunggur.
Pelaksanaan CFD perdana ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian serta Kelurahan Gunung Tinggi.
Melalui kolaborasi tersebut, Bupati Andi Rudi Latif berharap CFD dapat berjalan tertib, aman dan menjadi ruang bersama yang memberi manfaat bagi masyarakat Tanah Bumbu.
“Yang paling penting adalah partisipasi masyarakat. Mari kita manfaatkan CFD ini untuk berolahraga, berkumpul dan membangun kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi budaya positif dan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkas Andi Rudi Latif.
Bupati Andi Rudi Latif Dorong CFD Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM Tanah Bumbu
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong pemanfaatan ruang publik sebagai bagian dari upaya membangun aktivitas masyarakat yang sehat sekaligus membuka ruang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Semangat tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (16/8/2026).

CFD berlangsung di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi. Sejak sekitar pukul 06.15 WITA, ratusan warga berdatangan dan memanfaatkan kawasan Bundaran Adipura yang sementara ditutup bagi kendaraan bermotor.
Masyarakat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari senam bersama, jogging, hingga bersepeda. Sejumlah kegiatan lain turut mengisi kawasan tersebut, di antaranya edukasi pemilahan sampah, pasar murah, donor darah, pertunjukan seni, dan lapak UMKM kuliner.
Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati mengatakan penyelenggaraan CFD akan diarahkan menjadi agenda yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan yang berlangsung sekali.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu indikator dalam penilaian kota sehat. Kita upayakan setiap sebulan sekali dilaksanakan,” kata Yulian saat membacakan pesan Bupati.
Keterlibatan UMKM menjadi salah satu bagian dari konsep kegiatan. Pelaku usaha lokal memanfaatkan ramainya pengunjung untuk menawarkan produk kuliner secara langsung kepada masyarakat.
Selain memberikan kesempatan bagi pedagang, kegiatan tersebut juga mempertemukan masyarakat dengan berbagai layanan dalam satu kawasan. Pasar murah dan donor darah menjadi bagian dari aktivitas pelayanan yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan olahraga.
Yulian mengatakan ruang publik yang terbuka bagi masyarakat perlu dimanfaatkan untuk memperkuat interaksi sosial dan membangun kebiasaan hidup sehat.
“CFD ini diharapkan menjadi wadah bagi warga untuk beraktivitas secara sehat, bersosialisasi, dan menikmati ruang publik bebas kendaraan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang datang menikmati suasana kawasan perkantoran tanpa lalu lintas kendaraan. Aty, warga Desa Kersik Putih, berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin.
“Harapannya kegiatan ini terus berlanjut dan rutin dilaksanakan,” ujar Aty.
Menurutnya, keberadaan CFD memberikan suasana berbeda bagi masyarakat pada akhir pekan sekaligus memberi kesempatan bagi pedagang lokal untuk mendapatkan pembeli.
Pelaksanaan CFD perdana tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat menjadi ruang bersama yang menggabungkan aktivitas kesehatan, sosial, pelayanan masyarakat, dan kegiatan ekonomi.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WITA. Setelah masyarakat meninggalkan kawasan kegiatan, petugas gabungan Dinas Perhubungan dan Satpol PP kembali membuka Jalan Dharma Praja untuk kendaraan bermotor.
Pelaksanaan perdana ini menjadi langkah awal pengembangan CFD di Tanah Bumbu sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkala.









